![]() |
| Foto Gambar Berita Harian |
Jakarta - Khususnya untuk wilayah Depok Dan Bogor di himbau untuk mewaspadai banjir pada saat musim hujan ini tiba. Warga daerah Jakarta sampai sekarang masih di bayang-bayangi dengan adanya momok bencana banjir yang sudah jadi tamu rutinan hampir setia tahun lamanya. Banjir yang setiap tahunnya melanda daerah khusus ibukota Jakarta ini membuat pemerintah elakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir. salah satu usaha yang di rencanakan oleh teknologi modifikasi cuaca yaitu berupa hujan buatan.
Kepala Pusat Data Dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan bencana yaitu bapak Sutopo Purwi Menegaskan, Skenario atau cara ini di pilih karena banjir yang ada di jakarta tidak dapat di hilangkan.
"Kami melihat kondisi untuk wilayah di Jakarta memang sangat sudah rawan banjir ketika hujan datang" kata Bapak Sutopo ke Berita Harian.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana memprediksi bahwa selama bulan desember ini hingga bulan maret 2014 nantinya hujan akan datang dengan insensitas yang normal. "Tidak ada indikasi dengan terjadinya badai Elnino dan dan La ninasampai dengan bulan yang telah di tetapkan BNPB. Hujan di Jakarta saat ini memang masih normal tetapi untuk di daerah Depok dan Bogorterjadi curah hujan dengan tingkat insentisitas di atas normal. dan nantiny itu akan berpengaruh terhadap dengan daerah Jakarta." Ujar Pak Sutopo
Walau Hujan memang tidak akan memicu banjir, namun hujan-hujan yang bersifat ekstrim perlu di waspadai. Sebab saat ini perubahan iklim global sudah menghasilkan perubahanpola hujan yang sering di tandai dengan seringnya hujan yang turun sangat deras sekali.
Kondisi tersebut semakin di perparah dengan tidak adanya respon pemerinta untuk menanggapi banjir yaitu sungai yang tidak pernah di keruk lagi selama kurang lebih 25 tahun. Bhakan selama ini yang kita ketahui warga di sekitar sungai sering membuang sampah sembarangan di kali. Untuk upaya pemerintah dalam mebgeruk sungai akan selesai dalam jangka waktu 2-3tahunan.
Upaya Normalisasi sungai saat ini jua terkendala dengan adanya dengan adanya pembebasan lahan aseperti yang terjadi di pasanggrahan , Jakarta Selatan. Begitu pula dengan pengerukan sungai yang hanya di berlakukan di sebagian sungai saja. Faktor penyebab masalah banjir di jakarta sampai saat ini memang masih sama aja, yaitu mula dari masalah sampah, juga pemukiman yang berdiri di sepanhang bantaran sungai.
"Dengan hal seperti Apakah kota Jakarta akan terbebas dari banjir ??? Sudah asti tidak, tapi besarannya kita tidak tahu, tergantung intensitas hujan." hujar bapak Sutopo.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar