Sabtu, 07 Desember 2013

Mayat Mati Mengambang Di Kepulauan Seribu Di Duga Nelayan

185553_mayatkepseribu
Gambar Lokasi Mayat Kabar Berita Harian
Jepara – Mayat yang tidak memiliki dentitas ini di temukan mati mengambang di sebelah Pulau Kongsi, Kelurahan Pulau Pari Kepulauan Seribu selatan yang di duga seorang pelayan. Saat di temukan oleh pelayan lain matyat itu memang sudah mengambang menggunakan celana pendek yang berwarna merah dan memakai baju berlengan panjang warna biru tua.

  “Di duga Nelayan yang sedang mencari ikan ini kemudian kecebur dari perahu” Tutur Kapolres Kepulauan Seribu AKBP johanson R Simamura kepada Tim Kabar Berita Harian, Sabtu (7/12/2013).

Bapak Johansan mengatakan mayat yang di temukan di sebelah kepulauan kongsi ini di duga masih berumur 30 tahunan. Dan Pria ini memiliki ciri-ciri fisik kulit yang berwarna putih, Rambut lurus pendek, dan memiliki tinggi badan 170cm, Dan pria tersebut di perkirakan sudah meninggal 4 hari yang lalu.

“Wajah pria malang tersebut sudah rusak” Jelas bapak Johanson .

Mayat pria tersebut di temukan mati mengambang pada tanggal 7 deember 2013 pukul 13.00 WIB. Mayat di temukan pertamakali oleh seorang petani rumput laut yaitu Ibu Asiah yang sedang bekerja di sekitar lokasi tersebut.

Jumat, 06 Desember 2013

Tanggapan PT KAI Tentang Kecurangan Tarif Parkir di Stasiun Senen

Stasiun Senen
Gambar Stasiun Senen Berita Harian
Jepara - PT Kereta Api Indonesia atau yang sering kita kenal dengan sebutan PT KAI memberikan tanggapan tentang mengenai pencatutan tarif parkiryang di lakukan sejumlah peugas oknum nakal di Stasiun Senen. Mereka mengklaim bahwa kondisi ini tidak ada kecurangan dari petugas.

Kahumas Daop | PT Kereta APi Indonesia yaitu bapak Sukendar Mulya membantah dengan terjadinya kecurangan penarikan biaya pada parkir oleh petugas resmi yang bekerja sama dengan mereka.

"Tidak akan mungkin ada kecurangan, karena stahu saya petugas parkir resmi meminta tarif parkir sesuai dengan tarif yang sesuai tertera di struk. Kalaupun ada yang memberikan tarif yang melebihi dari peraturan seeenaknya saja, itu mungkin bukan petugas resmi kami, melainkan petugas parkiran liar yang berada di luar stasiun" Ujar Bapak Sukendar Mulya terhadap Kabar Berita Harian, Sabtu (7/12/2013).

Bapak Sukendar mengatakan Bahwa, Pengelola parkir resmi dari PT Kereta Api Indonesia di stasiun Senen berada di dalam naungan sebuah perusahaan swasta yang bekerja sama dengan PT KAI. Walaupun begitu, Bila Petugas parkir melakukan kecurangan terhadap biaya parkir yang di minta, PT KAI sendiri yang akan melakukan pengecekan. Jika memang Petugas parkir melakukan planggaran maka PT KAI akan memberikan sanksi yang tegas bagi si petugas parkir.

"Kalau memang ada kecurangan tarif yang di minta melebihi aturan yang tertera, maka kami dari PT KAI langsung terjun sendiri untuk menindak lanjuti masalah tersebut. kalau memangada keluhan tarif dari pengunjung stasiun tidak sesuai dengan struk yang berlaku atau di catut seeenaknya saja dari masyarakat dapat anda laporkan langsung kepada kami." Tuturnya

Sebelumny banyak sekali masyarakat menceritakan tentang pengalamannya mebayar tarif parkir ketika memarkir kendaraannya di Stasiun Senen. Tarif Motor yang seharusnya di kenai biaya parkir sebesar Rp. 1.000 naik menjadi Rp 2.000, sementara apabila memarkir kendaraan dalam jangka waktu yang lama jangan kaget bila nada akan di berikan tarif yang bisa naik berkali-kali lipat dari harga yang biasanya.

Sehingga apabila masyarakat di mintai tarif parkir yang melebihi dari tarif biasanya, masyarakat di himbau untuk tetap meminta struk pembayaran yang di mntai oleh petugasparkir bila tidak ingin di curangi.




Nias Di Guncang Gempa Berkekuatan 5,2 SR

Gambar Gempa Berita Harian
Jakarta - Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter telah melanda di perairan dari sebelah barat Kabupaten Nias, Sumatra Utara, Gempa terjadi pada pukul 01.49 dini hari tadi. Musibah ini terjadi hingga mengagetka seluruh warga di kabupaten nias.

Gempa ini terjadi di kedalaman laut indonesia yang di perkirakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika di kedalaman 10km. Dan jarak antara sebelah barat daya pulau nias ini 249 km, Nias Barat ( 7/12/2013 ). Titik gempa terjadi di lintang 0,63 bujur selatan  dan 95,92 bujur timur.

Belum di ketahui apakah gempa ini akan berpotensi Tsunami atau tidak. Namun Jarak Gempa sangat jauh dari nias. Tetapi masayarakat yang merasakan dengan terjadinya gempa sangat cemas, mengingat tahun 2004 kemarin Banda Aceh di landa tsunami dari samudra hindia yang di akibatkan oleh gempa.

Semoga kejadian yang melanda banda aceh tidak terulang lagi di kabupaten Niar dan keluarga-keluarga bangsa kita yang ada di kabupaten nias bisa di beri keselamatan oleh Tuhan yang maha esa.

Supir Bus Trans Jakarta Koridor 5 Dan 7 Mogok Kerja

busJakartaSupir bus Trans Jakarta khususnya di koridor 5 dan koridor 7 melakukan kegiatan aksi mogok kerja di karenakan masalah gaji yang tidak bayar. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta yaitu Bapak Udar Pristono menegaskan, aksi mogok kerja yang mereka lakukan ini menjadi tanggung jawab operator Lorena.

“Itu salahnya operator” kata bapak Udar kepada Berita Harianusai peluncuran Bus APTb jurusan Tanah Abang-Bogor. di Halte trans Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat hari jum’at (6/12/2013).

Udar menjelaskan, Bahwa syarat untuk menjadi operator Bus Trans Jakarta ialah harus sedikitnya memiliki modal 3 kali lipat. Sehingga operator tidak perlu menunngu gaji pembayaran dari pihak manapun untuk menggaji karyawan.

“Dia harus mengeluarkan uangnya terlebih dahulu, jangan gali lubang tutup lubang” Ujar Beliau.

Udar akan memberikan sanksi kepada opertator yang nakal tersebut. Bahkan jika dari pihak opertor mengulangi lagi kesalahan tersebut, Beliau tidak segan-segan untuk mengurangi layanan opertor alias di pecat.

“Kita akan mengurangi layanan mereka” tutupnya.

Jakarta Di mintai Untuk Mewaspadai Banjir

Banjir
Foto Gambar Berita Harian
Jakarta - Khususnya untuk wilayah Depok Dan Bogor di himbau untuk mewaspadai banjir pada saat musim hujan ini tiba. Warga daerah Jakarta sampai sekarang masih di bayang-bayangi dengan adanya momok bencana banjir yang sudah jadi tamu rutinan hampir setia tahun lamanya. Banjir yang setiap tahunnya melanda daerah khusus ibukota Jakarta ini membuat pemerintah elakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir. salah satu usaha yang di rencanakan oleh teknologi modifikasi cuaca yaitu berupa hujan buatan.

Kepala Pusat Data Dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan bencana yaitu bapak Sutopo Purwi Menegaskan, Skenario atau cara ini di pilih  karena banjir yang ada di jakarta tidak dapat di hilangkan.

"Kami melihat kondisi untuk wilayah di Jakarta memang sangat sudah rawan banjir ketika hujan datang" kata Bapak Sutopo ke Berita Harian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana memprediksi bahwa selama bulan desember ini hingga bulan maret 2014 nantinya hujan akan datang dengan insensitas yang normal. "Tidak ada indikasi dengan terjadinya badai Elnino dan dan La ninasampai dengan bulan yang telah di tetapkan BNPB. Hujan di Jakarta saat ini memang masih normal tetapi untuk di daerah Depok dan Bogorterjadi curah hujan dengan tingkat insentisitas di atas normal. dan nantiny itu akan berpengaruh terhadap dengan daerah Jakarta." Ujar Pak Sutopo

Walau Hujan memang tidak akan memicu banjir, namun hujan-hujan yang bersifat ekstrim perlu di waspadai. Sebab saat ini perubahan iklim global sudah menghasilkan perubahanpola hujan yang sering di tandai dengan seringnya hujan yang turun sangat deras sekali.

Kondisi tersebut semakin di perparah dengan tidak adanya respon pemerinta untuk menanggapi banjir yaitu sungai yang tidak pernah di keruk lagi selama kurang lebih 25 tahun. Bhakan selama ini yang kita ketahui warga di sekitar sungai sering membuang sampah sembarangan di kali. Untuk upaya pemerintah dalam mebgeruk sungai akan selesai dalam jangka waktu 2-3tahunan.

Upaya Normalisasi sungai saat ini jua terkendala dengan adanya dengan adanya pembebasan lahan aseperti yang terjadi di pasanggrahan , Jakarta Selatan. Begitu pula dengan pengerukan sungai yang hanya di berlakukan di sebagian sungai saja. Faktor penyebab masalah banjir di jakarta sampai saat ini memang masih sama aja, yaitu mula dari masalah sampah, juga pemukiman yang berdiri di sepanhang bantaran sungai.

"Dengan hal seperti Apakah kota Jakarta akan terbebas dari banjir ??? Sudah asti tidak, tapi besarannya kita tidak tahu, tergantung intensitas hujan." hujar bapak Sutopo.